Jumat, 29 Agustus 2008

Modern Minimalism Home



Di zaman modern ini, hampir sebagian besar masyarakat dituntut untuk memenuhi kebutuhan hidup secara efektif dan efisien. Hal ini juga terjadi dalam hal rumah sebagai sarana tempat tinggal yang juga menjadi salah satu kebutuhan utama manusia [papan], karena sikap hidup seseorang akan sangat mempengaruhi style, susunan, dan bentuk sebuah rumah. Untuk sikap hidup masyarakat yang serba efektif dan efisien, masyarakat akan cenderung untuk mendambakan sebuah rumah yang memiliki style modern, dengan susunan ruang yang praktis, dan juga dengan bentuk2 fasade yang sederhana [dengan sedikit ornamen] tapi tetap terlihat elegan. Dari sinilah mulai muncul trend desain rumah tinggal baru, yang biasa disebut dengan Style Modern Minimalis.

Bangunan dengan style modern minimalis pada umumnya memiliki bentuk yang sederhana, dengan permainan garis dan bentuk2 geometris yang tegas, walo terkadang justru menggunakan bentuk2 tak beraturan [abstract] sebagai point of view dari sebuah desain. Point of view pada bangunan dengan style modern minimalis juga dapat dicapai dengan penggunaan warna bahan yang pada umumnya memakai warna2 yang mencolok. 

Dari segi struktur dan konstruksi, bangunan dengan style modern minimalis akan menjadi lebih kuat dan tahan lama. Hal ini dikarenakan penggunaan ornamen bangunan dengan bentuk2 geometris tersebut sekaligus dapat menjadi penguat stuktur utama bangunan. Ciri lain dari bangunan modern minimalis adalah penggunaan bentuk atap yang pada umumnya menggunakan atap datar ataupun atap pelana. 

Berikut ini salah satu contoh desain bangunan dengan style modern minimalis, tipe 97/144.



Desain Rumah Maluku

Desain ini merupakan proyek pertama setelah lulus kuliah, sebagai freelance sambil menunggu waktu wisuda.

Yah... lumayan juga kl dpt freelance desain rumah, he..


Nung...kapan ada proyek lagi?? ;)

Desain GSJA Elim Pakisaji Malang 2006


Bangunan gereja dengan luas tanah 21x10 meter, dilengkapi dengan ruang ibadah, toilet, mini office, ruang pastori dan sisanya untuk lahan parkir sepeda motor. Untuk ruang ibadah dan penunjangnya dibangun satu lantai sebbagai ruang utama, sedangkan untuk ruang pastori dibangun dua lantai.

Sebagaimana bentuk gereja lainnya yang umumnya menjulang tinggi diperkuat dengan sistem beton yang sekaligus sebagai keunikan bangunan.
Majelis gereja dan sebagian jemaat setuju dengan desain ini. Sayangnya setelah dipertimbangkan dengan lebih matang, renovasi terbentur dengan biaya dan kemungkinan akan sulitnya pengerjaan terutama pada bagian atap ruang ibadah. Jadi ya... dengan sangat menyesal desain ini tidak jadi terlaksana, tapi setidaknya desain ini bisa menjadi inspirasi.

Kamis, 28 Agustus 2008

Black n' White Photo

Balekambang beach [26-27 April 2008]