
Bangunan gereja dengan luas tanah 21x10 meter, dilengkapi dengan ruang ibadah, toilet, mini office, ruang pastori dan sisanya untuk lahan parkir sepeda motor. Untuk ruang ibadah dan penunjangnya dibangun satu lantai sebbagai ruang utama, sedangkan untuk ruang pastori dibangun dua lantai.Sebagaimana bentuk gereja lainnya yang umumnya menjulang tinggi diperkuat dengan sistem beton yang sekaligus sebagai keunikan bangunan.
Majelis gereja dan sebagian jemaat setuju dengan desain ini. Sayangnya setelah dipertimbangkan dengan lebih matang, renovasi terbentur dengan biaya dan kemungkinan akan sulitnya pengerjaan terutama pada bagian atap ruang ibadah. Jadi ya... dengan sangat menyesal desain ini tidak jadi terlaksana, tapi setidaknya desain ini bisa menjadi inspirasi.


0 komentar:
Poskan Komentar